Rabu, 27 Maret 2013

Hubungan kadar cinta berdasarkan rangsangan parasimpatik


Setting : Lab VLSI
waktu : March, 24 2013. 5.44pm waktu Taiwan selatan

Ide menulis ini terinspirasi dari obrolan bersama teman saya-sebut saja namanya Uky (nama disamarkan), saat dia bertemu dengan orang dambatan hatinya alias bahasa kerennya “cem ceman” ada efek (berupa getaran) tersendiri yang hadir dalam dirinya. Berikut cuplikan kalimat yang dia critakan pada saya.
“Soale nek pas ketemu, dg sadar atau tidak aku pasti langsung merasa bahagia, jadi iku termasuk rangsangan parasympatic yow ..,
aku tidak bisa mengendalikanny , seperti jantung kita yg berdebar, yg tidak bisa dikontrol oleh pikiran ..,”
Menurut kaidah bahasa yang baik dan benar, makna cuplikan tersebut adalah sebagai berikut “Karena ketika bertemu, dengan sadar atau tidak sadar, saya pasti langsung merasa bahagia, jadi itu termasuk rangsangan parasympatic, yang saya tidak bisa mengendalikannya, seperti jantung kita yang berdebar yang tidak mampu dikontrol oleh pikiran.”
Saya berfikir, andai Uky dewasa terlebih dahulu mungkin kata2 itu jadi salah satu bait puisi rangga dan cinta dalam film Ada apa dengan cak Mat (ehehe) maksudnya ada apa dengan cinta hehehe.

Well (pake gaya prof. Chang), unik memang cinta itu, pendiskripsiannya pun bermacam2. Ada yang bilang cinta itu seperti tepung, putih, halus lembut, tp kalau diolah bisa jadi kue lezat sampai kue bantat, ada yang bilang cinta itu seperti udara segar, tak pernah tampak tp dapat dirasakan kesegarannya, ada juga yang mengatakan cinta itu seperti laut, tempat muara perasaan hati. Dan ada yang lebih unik lagi, mungkin dia kebanyakan nonton film HI (hantu Indonesia), cinta itu seperti pocong, bikin loncat-loncat. Well, apapun pendiskripsiannya, saya hanya bisa mengatakan cinta itu unik.

Back to my friend's statement, ada istilah yang membuat saya de-javu kebangku sma, rangsangan parasimpatik. Well, karena ada rangsangan emosi berupa broken hearth akhirnya saya bingung melanjutkan tulisan ini. :D


Tidak ada komentar:

Posting Komentar